Dan nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
Saya pernah melewati jalan yang setiap beberapa ratus meternya terdapat kotak atau jaring plastik amal untuk pembangunan masjid dan musholla.
Saya menggerutu karena masjid2 tsb masih tampak baik dan layak. Mengapa memaksakan diri memperindahnya dan membuat muslim dianggap suka meminta?
Saya tertampar ketika seorang pedagang kue cubit pikul, yang penghasilannya sehari mungkin hanya seharga uang makan siang saya, melemparkan uang ke jaring tersebut dengan wajah riang.
Pagi ini, ibu pengemis yang biasanya hanya saya lewati, rantang uangnya berbunyi nyaring.
Tau nggak siapa yang buat berisik rantangnya?
Bocah pengamen meletakkan beberapa koinnya di rantang itu sambil cengar cengir bangga mengacungkan jempol ke arah temannya.
Dan pagi ini saya nangis di ojek


0 Comments:
Post a Comment
<< Home